Episkleritis Adalah Radang Mata Yang Mengganggu

EpiskleritisMenurut alodokter.com, episkleritis adalah suatu kondisi di mana bagian mata di antara konjungtiva dan jaringan sklera mengalami peradangan atau infeksi. Konjungtiva merupakan sebuah lapisan yang berfungsi melindungi sklera. Sedangkan sklera ialah area yang berwarna putih di bola mata. Infeksi atau radang ini membuat mata menjadi iritasi sehingga warnanya menjadi kemerahan, serta mata menjadi terasa tidak nyaman. Meski begitu, memang masalah ini termasuk ke dalam masalah yang ringan dan tidak berbahaya.

Gejala

Gejala pada episkleritis tidak akan lama muncul, setelah terkena hal yang bisa membuat mata meradang, maka mata akan berubah menjadi merah sebagai awal dari gejala. Untuk masalah mata yang satu ini memang tidak bisa ditentukan apakah hanya sebelah mata saja yang terkena gejalanya, atau kedua mata sekaligus.

Ada dua jenis episkleritis yang harus kamu ketahui perbedaannya, yaitu sederhana dan juga nodular. Untuk jenis pertama adalah episkleritis sederhana yaitu jenis yang memang lebih sering dialami atau terjadi di sekitar kita. Gejala yang muncul untuk episkleritis sederhana antara lain mata yang berwarna kemerahan baik itu hanya setitik maupun di keseluruhan mata. Tentu saja hal ini akan membuat orang yang mengalaminya akan merasakan ketidaknyamanan.

Sedangkan untuk jenis yang kedua ini akan lebih terlihat. Karena jenis nodular pada episkleritis adalah masalah yang terjadi pada mata dengan timbulnya benjolan dan meradang di area pembuluh darah mata yang menyebar. Dengan adanya benjolan pada mata, pengidap tentu akan merasa lebih tidak nyaman maka dari itu dibutuhkan penanganan lebih lanjut.

Di luar dari mata yang menjadi kemerahan, adapula gejala-gejala lain yang bisa menjadi tanda bahwa kamu menderita episkleritis. Di antaranya, dibandingkan dengan biasanya, mata akan terasa lebih sensitif, mata terasa lebih berair dan juga lunak, mata yang terasa menjadi panas, serta seperti terdapat pasir di dalamnya, dan mata yang sudah tidak hanya berwarna merah melainkan juga bisa berubah menjadi keunguan, atau kebiru-biruan.

Penyebab

Penyebab dari masalah episkleritis adalah umumnya yang dapat membuat mata menjadi meradang. Akan tetapi, untuk penyebab lebih khususnya memang masih belum diketahui dan belum ditemukan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, terjadinya episkleritis karena adanya peradangan antara jaringan konjungtiva dengan sklera. Awalnya, gangguan ini dimulai dari pembuluh darah yang kecil dan berakhir ke permukaan area mata.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis masalah episkleritis, dokter sudah pasti harus melakukan pemeriksaan fisik pada mata yang berawal dengan pemeriksaan warna pada bola mata. Karena seperti yang sudah dituliskan, warna mata bisa menjadi merah, kebiruan, ataupun keunguan.

Selanjutnya untuk mendiagnosis epikleritis adalah akan memakai sebuah alat yang dinamakan slit lamp atau lampu celah agar bisa lebih jelas melihat ke dalam bagian mata. Sebelumnya, pasien akan diberikan obat tetes mata yang berguna untuk agar membuat pupil lebih membesar yang membantu dokter lebih jelas lagi melihat apakah ada sesuatu yang tidak normal di dalam mata atau tidak.

Pengobatan

Apabila orang yang mengidap gejala epikleritis masih terbilang ringan, maka orang tersebut tidak memerlukan obat karena gejala bisa hilang dengan sendirinya. Lalu, jika kamu ingin cepat-cepat sembuh dari gejala-gejala yang kamu alami, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan. Antara lain menggunakan obat tetes yang biasa digunakan dan memiliki kandungan air mata buatan.

Bisa juga dengan memakai kompresan air dingin, gunakan saat matamu tertutup. Agar terlindungi dari sinar matahari atau benda-benda luar yang asing, kamu dapat memakai kacamata. Itulah ulasan mengenai penjelasan epikleritis adalah masalah yang mengganggu. Semoga bermanfaat, ya.